Hantavirus Bukan Virus Baru

Sahabat JoSe.. belakangan ini, Hantavirus tipe HPS yang menyerang paru ramai dibicarakan setelah adanya laporan kasus yang menyebabkan kematian di kapal pesiar mancanegara. Meski WHO menyebut risiko penyebaran secara global masih rendah, kewaspadaan tetap perlu dilakukan.

Hantavirus sendiri bukan virus baru, umumnya menular lewat kontak dengan tikus atau celurut yang terinfeksi, termasuk kotorannya atau debu yang terkontaminasi.

Di Indonesia, kasus Hantavirus yang ditemukan sejauh ini merupakan tipe HFRS yang menyerang ginjal, dengan total 23 kasus terkonfirmasi di 9 provinsi.

Karena itu, penting untuk tetap senantiasa menerapkan PHBS dan menjaga kebersihan lingkungan. Mulai dari menyimpan makanan dengan rapat, menutup akses masuk tikus, hingga membersihkan debu menggunakan kain pel basah agar partikel virus tidak beterbangan.

Apabila mengalami demam tinggi, nyeri otot, atau sakit kepala setelah beraktivitas di area rawan tikus, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat ya, Sahabat JoSe!

Info lengkap mengenai Hantavirus bisa didapatkan melalui tautan s.kemkes.go.id/INFOHANTA

#KemenkesRI#Hantavirus#PHBS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Skip to content